Faktor Risiko Herpes Zoster

Belum diketahui secara pasti alasan di balik virus varisela yang aktif kembali. Meski demikian, ada sejumlah faktor yang diduga bisa memengaruhinya. Faktor-faktor risiko tersebut meliputi :
faktor herpes zoster
– Usia. Insiden penyakit ini meningkat sejalan dengan bertambahnya umur penderita, umumnya dialami pasien berusia di atas 50 tahun.
– Sistem kekebalan tubuh yang menurun, misalnya karena mengidap HIV/AIDS, menggunakan obat steroid jangka panjang atau immunosupresan, maupun menjalani kemoterapi. Salep penghilang kutil kelamin
– Mengalami stres secara fisik maupun emosional.

Herpes zoster sebenarnya tidak menular, tetapi jika Anda belum pernah terkena cacar air dan mengalami kontak langsung dengan penderita herpes zoster, Anda akan terinfeksi virus varisela zoster dan terkena cacar air. kontak langsung dengan bayi yang baru lahir, ibu hamil, serta orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah sebaiknya dihindari penderita zoster, agar penularan virus dapat dihentikan.

Diagnosis Serta Langkah Pengobatan Herpes Zoster

Untuk diagnosis herpes zoster sering dilakukan dengan memeriksa lokasi dan bentuk ruam, serta rasa nyeri dan gejala-gejala lain yang dirasakan. Kemungkina besar dokter akan mengambil sampel kulit ruam atau cairan dari ruam yang kemudian akan diperiksa di laboratorium jika dibutuhkan. Hampir sama seperti cacar air, tidak ada langkah khusus untuk mengobati herpes zoster. Tujuan pengobatannya adalah mengurangi gejala sampai penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya. Baca juga tentang tanya biaya operasi kutil

Orang yang khususnya memerlukan obat antivirus meliputi golongan manula dan orang dengan sistem imun yang menurun, seperti pengidap kanker, HIV, serta diabetes. Selain itu, antivirus juga diberikan pada pengidap dengan ruam atau nyeri yang parah dan herpes zoster yang berdampak pada mata.

Comments

So empty here ... leave a comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sidebar